Berita
Matrikulasi S2 dan S3 Manajemen UBMG Dirangkaikan Penandatanganan MoA dan IA Bersama FEB UNHAS
20 September 2026
← Semua berita
Kampus UBMG — Program Pascasarjana Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) menggelar matrikulasi bagi mahasiswa Program Magister (S2) dan Doktor (S3) Manajemen Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (19/9/2026), bertempat di Gedung Pascasarjana UBMG lantai 3.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki lingkungan akademik Pascasarjana sekaligus menjadi momentum awal untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai budaya akademik, keilmuan manajemen, metodologi penelitian, penulisan akademik, serta berbagai ketentuan yang akan menjadi bagian dari perjalanan studi.
Matrikulasi tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) Makassar dengan Program Studi Doktor (S3) Manajemen UBMG.
Penandatanganan MoA dan IA menjadi pijakan strategis bagi kedua institusi dalam mengimplementasikan kerja sama secara lebih konkret melalui berbagai kegiatan akademik. Kerja sama tersebut tidak berhenti pada kesepakatan kelembagaan, tetapi mulai diwujudkan melalui kegiatan akademik yang secara langsung mendukung proses pendidikan mahasiswa.
Salah satu bentuk implementasi awal kerja sama tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kuliah matrikulasi mata kuliah Teori Manajemen Organisasi yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CRA., CRP., CWM., selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
Kehadiran Prof. Dr. Mursalim Nohong dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif akademik secara langsung dari akademisi sekaligus pimpinan fakultas di lingkungan Universitas Hasanuddin. Materi yang disampaikan menjadi bagian dari penguatan fondasi keilmuan mahasiswa sebelum memasuki tahapan pembelajaran dan penelitian pada jenjang Pascasarjana.
Pembukaan kegiatan dihadiri Rektor UBMG Dr. Ir. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., Direktur Pascasarjana UBMG Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si., serta Kaprodi S3 Manajemen UBMG Dr. Ayu Anastasya Rachman, S.I.P., M.A. Turut hadir Prof. Dr. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CRA., CRP., CWM.selaku Dekan FEB Unhas sekaligus narasumber dalam kuliah matrikulasi.
Bagi Program Studi Doktor Manajemen UBMG, pelaksanaan matrikulasi tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi bagian dari awal perjalanan akademik angkatan pertama Program Doktor Manajemen UBMG, setelah program studi memperoleh izin penyelenggaraan melalui Surat Keputusan Menteri No.685/B/O/2026.
Kaprodi S3 Manajemen UBMG Dr. Ayu Anastasya Rachman, S.I.P., M.A. menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa angkatan pertama memiliki posisi penting dalam perjalanan perkembangan Program Doktor Manajemen UBMG.
“Bagi Program Doktor Manajemen, hari ini merupakan hari bersejarah. Bapak dan ibu yang hadir hari ini merupakan angkatan pertama sejak izin penyelenggaraan kami terbit melalui Surat Keputusan Menteri No.685/B/O/2026,” ungkapnya.
Menurut Dr. Ayu, mahasiswa angkatan pertama tidak hanya menjadi bagian dari proses pendidikan di Program Doktor Manajemen, tetapi juga memiliki peran dalam membangun budaya dan tradisi akademik program studi ke depan.
“Bapak dan ibu bukan hanya mahasiswa tetapi juga peletak tradisi akademik untuk Program Studi Doktor Pascasarjana Universitas Bina Mandiri Gorontalo,” lanjutnya.
Ia menjelaskan bahwa hadirnya Program Doktor Manajemen UBMG mendapatkan respons positif dari masyarakat. Kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bagi pengelola program studi untuk memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik dan mampu memberikan pengalaman akademik yang bermakna bagi mahasiswa.
Dalam konteks tersebut, matrikulasi dipandang sebagai tahapan awal yang penting. Hal ini karena mahasiswa yang mengikuti pendidikan Pascasarjana memiliki latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam. Kondisi tersebut membutuhkan adanya penyamaan persepsi agar seluruh mahasiswa memiliki fondasi pemahaman yang sama ketika memasuki proses akademik.
“Tujuan penyelenggaraan kegiatan matrikulasi pagi hari ini adalah untuk penyamaan persepsi, khususnya terkait budaya ilmu manajemen, baik itu metodologi riset, kemudian penulisan akademik,” jelas Dr. Ayu.
Selain memberikan penguatan terhadap budaya akademik, Program Studi Doktor Manajemen juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan sejumlah SOP dan pedoman akademik yang akan menjadi acuan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Mahasiswa juga diberikan gambaran mengenai berbagai tahapan perjalanan akademik pada jenjang doktoral, termasuk proses menuju penyelesaian disertasi. Dengan demikian, sejak awal mahasiswa telah mendapatkan pemahaman mengenai tahapan yang harus dipersiapkan selama menjalani pendidikan.
Dr. Ayu menekankan bahwa perjalanan pendidikan doktoral tidak hanya berorientasi pada penyelesaian studi dan perolehan gelar. Lebih jauh, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan gagasan, penelitian, serta kebaruan yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
“Studi Pascasarjana ini menurut kami bukan hanya terkait pemenuhan gelar atau pemenuhan kualifikasi di lingkungan S3, tetapi hal ini juga penting bagi bapak ibu untuk bersama melahirkan kebaruan dalam Program Doktor,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UBMG Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si. menyampaikan bahwa matrikulasi menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa sebelum memasuki lingkungan akademik Pascasarjana.
Menurut Prof. Arifin, mahasiswa Pascasarjana UBMG berasal dari latar pendidikan dan profesi yang beragam. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan dalam proses pembelajaran, namun pada saat yang sama membutuhkan penyamaan persepsi mengenai lingkungan akademik yang akan dijalani.
“Tujuan matrikulasi ini adalah penyamaan persepsi. Kita tahu bahwa bapak dan ibu berasal dari berbagai latar pendidikan, ada manajemen, ada pendidikan, ada ekonomi, ada tenaga kependidikan, bahkan praktisi,” jelas Prof. Arifin.
Ia menambahkan bahwa sebagian mahasiswa juga telah memiliki pengalaman profesional dan berada cukup lama di luar lingkungan pendidikan formal. Karena itu, matrikulasi menjadi momentum untuk membangun kembali suasana akademik serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan pembelajaran dan penelitian di tingkat Pascasarjana.
“Pada hari ini kita akan mendapatkan penyamaan persepsi tentang apa dan bagaimana lingkungan akademik yang kita rencanakan di Universitas Bina Mandiri Gorontalo,” tambahnya.
Penguatan lingkungan akademik tersebut kemudian diperkuat melalui kerja sama dengan FEB Unhas. Penandatanganan MoA dan IA menjadi langkah konkret untuk membangun hubungan kelembagaan yang dapat diterjemahkan ke dalam berbagai kegiatan akademik.
Kerja sama antara FEB Unhas dan Program Studi Doktor Manajemen UBMG diarahkan untuk mendukung penguatan mutu akademik, pengembangan riset, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kolaborasi ini juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik antara kedua institusi.
Implementasi kerja sama melalui kuliah matrikulasi menjadi salah satu bentuk nyata bahwa hubungan kelembagaan tersebut diarahkan pada kegiatan yang mendukung proses pendidikan mahasiswa. Melalui keterlibatan akademisi dari FEB Unhas, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan dan memahami perspektif keilmuan manajemen dari lingkungan akademik yang lebih luas.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UBMG Dr. Ir. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes. menyampaikan bahwa UBMG terus melakukan transformasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu institusi secara berkelanjutan.
Rektor menjelaskan bahwa UBMG sebelumnya memiliki visi “Unggul, Profesional, dan Mengglobal” yang kemudian mengalami perubahan menjadi “Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal”. Perubahan tersebut menjadi bagian dari proses transformasi institusi dalam memperkuat arah pengembangan UBMG.
“Lembaga perguruan tinggi UBMG ini senantiasa selalu bersama bertransformasi. Sebelumnya visi UBMG itu ada satu perubahan, yang semulanya Unggul, Profesional, dan Mengglobal, profesional terganti dengan berkarakter,” ujar Rektor.
Menurutnya, perubahan visi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UBMG untuk terus melakukan perbaikan dalam proses akademik dan kelembagaan.
“Kami senantiasa berusaha di dalam proses akademiknya itu ke arah mutu atau ke arah perbaikan berkesinambungan,” lanjutnya.
Rektor juga menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk menjaga nama baik almamater dan terus mendorong UBMG menjadi perguruan tinggi yang berkembang serta memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Gorontalo.
Dalam konteks matrikulasi, Rektor mengingatkan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda seremonial. Matrikulasi merupakan program awal yang memiliki fungsi penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi proses akademik dengan latar belakang keilmuan yang beragam.
“Matrikulasi ini bukan hanya sebatas seremoni saja, tetapi tentunya adalah sebuah program awal yang dilaksanakan untuk penyamaan persepsi yang dijalankan kepada bapak dan ibu dengan berlatar keilmuan yang ada,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rektor mengapresiasi keterlibatan Prof. Dr. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CRA., CRP., CWM. dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Dekan FEB Unhas menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antarlembaga sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan akademik secara langsung dari lingkungan perguruan tinggi mitra.
Kuliah matrikulasi mata kuliah Teori Manajemen Organisasi yang disampaikan Prof. Dr. Mursalim Nohong menjadi salah satu bentuk awal implementasi kerja sama yang telah dibangun melalui MoA dan IA. Materi tersebut menjadi bagian dari penguatan pemahaman mahasiswa mengenai teori, konsep, dan dinamika organisasi dalam perspektif manajemen.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus memperlihatkan arah pengembangan Program Pascasarjana UBMG yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran internal, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi lain dalam memperkuat kualitas akademik dan riset.
Dengan terlaksananya penandatanganan MoA dan IA serta pelaksanaan kuliah matrikulasi bersama FEB Unhas, Program Studi Doktor Manajemen UBMG mulai menerjemahkan kerja sama kelembagaan ke dalam aktivitas akademik yang konkret.
Momentum tersebut menjadi bagian dari langkah awal perjalanan Program Doktor Manajemen UBMG, khususnya dalam membangun tradisi akademik, memperluas jejaring kelembagaan, memperkuat budaya riset, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia pada jenjang doktoral.
Melalui kolaborasi yang terus dikembangkan, UBMG berharap proses pendidikan Pascasarjana dapat semakin memperluas perspektif akademik mahasiswa dan menghadirkan ruang pembelajaran yang dinamis, kolaboratif, serta berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda awal perjalanan akademik Program Doktor Manajemen UBMG dalam membangun tradisi keilmuan yang kuat, memperluas kolaborasi kelembagaan, dan menghadirkan proses pendidikan yang terus bergerak menuju peningkatan mutu secara berkelanjutan. (hms)
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki lingkungan akademik Pascasarjana sekaligus menjadi momentum awal untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai budaya akademik, keilmuan manajemen, metodologi penelitian, penulisan akademik, serta berbagai ketentuan yang akan menjadi bagian dari perjalanan studi.
Matrikulasi tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) Makassar dengan Program Studi Doktor (S3) Manajemen UBMG.
Penandatanganan MoA dan IA menjadi pijakan strategis bagi kedua institusi dalam mengimplementasikan kerja sama secara lebih konkret melalui berbagai kegiatan akademik. Kerja sama tersebut tidak berhenti pada kesepakatan kelembagaan, tetapi mulai diwujudkan melalui kegiatan akademik yang secara langsung mendukung proses pendidikan mahasiswa.
Salah satu bentuk implementasi awal kerja sama tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kuliah matrikulasi mata kuliah Teori Manajemen Organisasi yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CRA., CRP., CWM., selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
Kehadiran Prof. Dr. Mursalim Nohong dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif akademik secara langsung dari akademisi sekaligus pimpinan fakultas di lingkungan Universitas Hasanuddin. Materi yang disampaikan menjadi bagian dari penguatan fondasi keilmuan mahasiswa sebelum memasuki tahapan pembelajaran dan penelitian pada jenjang Pascasarjana.
Pembukaan kegiatan dihadiri Rektor UBMG Dr. Ir. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., Direktur Pascasarjana UBMG Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si., serta Kaprodi S3 Manajemen UBMG Dr. Ayu Anastasya Rachman, S.I.P., M.A. Turut hadir Prof. Dr. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CRA., CRP., CWM.selaku Dekan FEB Unhas sekaligus narasumber dalam kuliah matrikulasi.
Bagi Program Studi Doktor Manajemen UBMG, pelaksanaan matrikulasi tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi bagian dari awal perjalanan akademik angkatan pertama Program Doktor Manajemen UBMG, setelah program studi memperoleh izin penyelenggaraan melalui Surat Keputusan Menteri No.685/B/O/2026.
Kaprodi S3 Manajemen UBMG Dr. Ayu Anastasya Rachman, S.I.P., M.A. menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa angkatan pertama memiliki posisi penting dalam perjalanan perkembangan Program Doktor Manajemen UBMG.
“Bagi Program Doktor Manajemen, hari ini merupakan hari bersejarah. Bapak dan ibu yang hadir hari ini merupakan angkatan pertama sejak izin penyelenggaraan kami terbit melalui Surat Keputusan Menteri No.685/B/O/2026,” ungkapnya.
Menurut Dr. Ayu, mahasiswa angkatan pertama tidak hanya menjadi bagian dari proses pendidikan di Program Doktor Manajemen, tetapi juga memiliki peran dalam membangun budaya dan tradisi akademik program studi ke depan.
“Bapak dan ibu bukan hanya mahasiswa tetapi juga peletak tradisi akademik untuk Program Studi Doktor Pascasarjana Universitas Bina Mandiri Gorontalo,” lanjutnya.
Ia menjelaskan bahwa hadirnya Program Doktor Manajemen UBMG mendapatkan respons positif dari masyarakat. Kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bagi pengelola program studi untuk memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik dan mampu memberikan pengalaman akademik yang bermakna bagi mahasiswa.
Dalam konteks tersebut, matrikulasi dipandang sebagai tahapan awal yang penting. Hal ini karena mahasiswa yang mengikuti pendidikan Pascasarjana memiliki latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam. Kondisi tersebut membutuhkan adanya penyamaan persepsi agar seluruh mahasiswa memiliki fondasi pemahaman yang sama ketika memasuki proses akademik.
“Tujuan penyelenggaraan kegiatan matrikulasi pagi hari ini adalah untuk penyamaan persepsi, khususnya terkait budaya ilmu manajemen, baik itu metodologi riset, kemudian penulisan akademik,” jelas Dr. Ayu.
Selain memberikan penguatan terhadap budaya akademik, Program Studi Doktor Manajemen juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan sejumlah SOP dan pedoman akademik yang akan menjadi acuan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Mahasiswa juga diberikan gambaran mengenai berbagai tahapan perjalanan akademik pada jenjang doktoral, termasuk proses menuju penyelesaian disertasi. Dengan demikian, sejak awal mahasiswa telah mendapatkan pemahaman mengenai tahapan yang harus dipersiapkan selama menjalani pendidikan.
Dr. Ayu menekankan bahwa perjalanan pendidikan doktoral tidak hanya berorientasi pada penyelesaian studi dan perolehan gelar. Lebih jauh, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan gagasan, penelitian, serta kebaruan yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
“Studi Pascasarjana ini menurut kami bukan hanya terkait pemenuhan gelar atau pemenuhan kualifikasi di lingkungan S3, tetapi hal ini juga penting bagi bapak ibu untuk bersama melahirkan kebaruan dalam Program Doktor,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UBMG Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si. menyampaikan bahwa matrikulasi menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa sebelum memasuki lingkungan akademik Pascasarjana.
Menurut Prof. Arifin, mahasiswa Pascasarjana UBMG berasal dari latar pendidikan dan profesi yang beragam. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan dalam proses pembelajaran, namun pada saat yang sama membutuhkan penyamaan persepsi mengenai lingkungan akademik yang akan dijalani.
“Tujuan matrikulasi ini adalah penyamaan persepsi. Kita tahu bahwa bapak dan ibu berasal dari berbagai latar pendidikan, ada manajemen, ada pendidikan, ada ekonomi, ada tenaga kependidikan, bahkan praktisi,” jelas Prof. Arifin.
Ia menambahkan bahwa sebagian mahasiswa juga telah memiliki pengalaman profesional dan berada cukup lama di luar lingkungan pendidikan formal. Karena itu, matrikulasi menjadi momentum untuk membangun kembali suasana akademik serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan pembelajaran dan penelitian di tingkat Pascasarjana.
“Pada hari ini kita akan mendapatkan penyamaan persepsi tentang apa dan bagaimana lingkungan akademik yang kita rencanakan di Universitas Bina Mandiri Gorontalo,” tambahnya.
Penguatan lingkungan akademik tersebut kemudian diperkuat melalui kerja sama dengan FEB Unhas. Penandatanganan MoA dan IA menjadi langkah konkret untuk membangun hubungan kelembagaan yang dapat diterjemahkan ke dalam berbagai kegiatan akademik.
Kerja sama antara FEB Unhas dan Program Studi Doktor Manajemen UBMG diarahkan untuk mendukung penguatan mutu akademik, pengembangan riset, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kolaborasi ini juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik antara kedua institusi.
Implementasi kerja sama melalui kuliah matrikulasi menjadi salah satu bentuk nyata bahwa hubungan kelembagaan tersebut diarahkan pada kegiatan yang mendukung proses pendidikan mahasiswa. Melalui keterlibatan akademisi dari FEB Unhas, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan dan memahami perspektif keilmuan manajemen dari lingkungan akademik yang lebih luas.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UBMG Dr. Ir. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes. menyampaikan bahwa UBMG terus melakukan transformasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu institusi secara berkelanjutan.
Rektor menjelaskan bahwa UBMG sebelumnya memiliki visi “Unggul, Profesional, dan Mengglobal” yang kemudian mengalami perubahan menjadi “Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal”. Perubahan tersebut menjadi bagian dari proses transformasi institusi dalam memperkuat arah pengembangan UBMG.
“Lembaga perguruan tinggi UBMG ini senantiasa selalu bersama bertransformasi. Sebelumnya visi UBMG itu ada satu perubahan, yang semulanya Unggul, Profesional, dan Mengglobal, profesional terganti dengan berkarakter,” ujar Rektor.
Menurutnya, perubahan visi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UBMG untuk terus melakukan perbaikan dalam proses akademik dan kelembagaan.
“Kami senantiasa berusaha di dalam proses akademiknya itu ke arah mutu atau ke arah perbaikan berkesinambungan,” lanjutnya.
Rektor juga menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk menjaga nama baik almamater dan terus mendorong UBMG menjadi perguruan tinggi yang berkembang serta memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Gorontalo.
Dalam konteks matrikulasi, Rektor mengingatkan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda seremonial. Matrikulasi merupakan program awal yang memiliki fungsi penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi proses akademik dengan latar belakang keilmuan yang beragam.
“Matrikulasi ini bukan hanya sebatas seremoni saja, tetapi tentunya adalah sebuah program awal yang dilaksanakan untuk penyamaan persepsi yang dijalankan kepada bapak dan ibu dengan berlatar keilmuan yang ada,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rektor mengapresiasi keterlibatan Prof. Dr. Mursalim Nohong, S.E., M.Si., CRA., CRP., CWM. dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Dekan FEB Unhas menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antarlembaga sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan akademik secara langsung dari lingkungan perguruan tinggi mitra.
Kuliah matrikulasi mata kuliah Teori Manajemen Organisasi yang disampaikan Prof. Dr. Mursalim Nohong menjadi salah satu bentuk awal implementasi kerja sama yang telah dibangun melalui MoA dan IA. Materi tersebut menjadi bagian dari penguatan pemahaman mahasiswa mengenai teori, konsep, dan dinamika organisasi dalam perspektif manajemen.
Rangkaian kegiatan ini sekaligus memperlihatkan arah pengembangan Program Pascasarjana UBMG yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran internal, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi lain dalam memperkuat kualitas akademik dan riset.
Dengan terlaksananya penandatanganan MoA dan IA serta pelaksanaan kuliah matrikulasi bersama FEB Unhas, Program Studi Doktor Manajemen UBMG mulai menerjemahkan kerja sama kelembagaan ke dalam aktivitas akademik yang konkret.
Momentum tersebut menjadi bagian dari langkah awal perjalanan Program Doktor Manajemen UBMG, khususnya dalam membangun tradisi akademik, memperluas jejaring kelembagaan, memperkuat budaya riset, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia pada jenjang doktoral.
Melalui kolaborasi yang terus dikembangkan, UBMG berharap proses pendidikan Pascasarjana dapat semakin memperluas perspektif akademik mahasiswa dan menghadirkan ruang pembelajaran yang dinamis, kolaboratif, serta berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda awal perjalanan akademik Program Doktor Manajemen UBMG dalam membangun tradisi keilmuan yang kuat, memperluas kolaborasi kelembagaan, dan menghadirkan proses pendidikan yang terus bergerak menuju peningkatan mutu secara berkelanjutan. (hms)
